Breaking News
light_mode
Trending Tags
Maaf, tidak ditemukan tags pada periode waktu yang ditentukan.
Beranda » Breaking News » Oknum Polisi di Muratara Dilaporkan ke Polda Sumsel, Diduga Hamili Mahasiswi dan Langgar UU TPKS

Oknum Polisi di Muratara Dilaporkan ke Polda Sumsel, Diduga Hamili Mahasiswi dan Langgar UU TPKS

  • account_circle palembangterciduk@gmail.com
  • print Cetak

Palembang – Seorang anggota kepolisian yang bertugas di wilayah Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara), Sumatera Selatan, dilaporkan ke Polda Sumsel atas dugaan pelanggaran Undang-Undang Tindak Pidana Kekerasan Seksual (TPKS). Laporan tersebut muncul setelah oknum polisi berinisial FR diduga menjalin hubungan dengan seorang mahasiswi hingga menyebabkan korban hamil lima bulan.

Kasus ini menjadi perhatian publik karena terlapor merupakan aparat penegak hukum yang seharusnya memberikan perlindungan dan keteladanan kepada masyarakat. Berdasarkan informasi yang beredar, keluarga korban telah menempuh jalur hukum dengan melaporkan dugaan perbuatan tersebut ke Polda Sumatera Selatan untuk diproses sesuai ketentuan yang berlaku.

Selain dugaan pelanggaran pidana, kasus ini juga berpotensi menyeret terlapor ke ranah etik dan disiplin profesi kepolisian. Polda Sumsel disebut akan melakukan pendalaman terhadap laporan yang telah diterima, termasuk mengumpulkan keterangan para pihak dan alat bukti yang diperlukan dalam proses penyelidikan.

Pihak pelapor berharap proses hukum dapat berjalan secara transparan dan objektif tanpa adanya perlakuan istimewa terhadap terlapor. Mereka juga meminta aparat penegak hukum memberikan perlindungan kepada korban selama proses hukum berlangsung.

Kasus ini kembali menjadi sorotan terkait pentingnya penegakan hukum terhadap dugaan kekerasan seksual serta perlindungan hak-hak korban. Masyarakat pun menanti langkah tegas dari institusi kepolisian dalam menangani laporan tersebut guna menjaga kepercayaan publik terhadap penegakan hukum di Indonesia.

Hingga berita ini ditulis, pihak kepolisian masih melakukan pendalaman dan proses hukum terkait laporan yang telah diajukan

  • Penulis: palembangterciduk@gmail.com

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pedagang Stadion Kamboja Temui Wali Kota Palembang, Relokasi 27 Kios Ditunda Sementara

    Pedagang Stadion Kamboja Temui Wali Kota Palembang, Relokasi 27 Kios Ditunda Sementara

    • calendar_month Rabu, 1 Jul 2026
    • account_circle palembangterciduk@gmail.com
    • visibility 10
    • 0Komentar

    Sejumlah perwakilan pedagang kecil di kawasan Stadion Kamboja menyampaikan aspirasi langsung kepada Wali Kota Palembang, Ratu Dewa, di Rumah Dinas Jalan Tasik, Rabu (1/7/2026).   Pertemuan itu membahas rencana relokasi 27 kios dan warung terkait pembangunan jogging track di lokasi tersebut.   Kedatangan para pedagang disambut Ratu Dewa untuk mencari solusi bersama. Hasilnya, para pedagang […]

  • Ratu Dewa Buka Lomba Mancing Gurami, Peserta Rebutkan Ikan Terberat!

    Ratu Dewa Buka Lomba Mancing Gurami, Peserta Rebutkan Ikan Terberat!

    • calendar_month Minggu, 17 Mei 2026
    • account_circle palembangterciduk@gmail.com
    • visibility 31
    • 0Komentar

    Suasana meriah dan penuh keakraban mewarnai gelaran Lomba Mancing Gurami dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) Kota Palembang ke-1343.   Kegiatan yang dipusatkan di Kolam Pemancingan Aini Poligon, Minggu (17/5/2026), ini dihadiri langsung oleh Wali Kota Palembang, Ratu Dewa.   Ajang tersebut tidak hanya menjadi sarana hiburan bagi masyarakat, tetapi juga wadah mempererat silaturahmi […]

  • Palembang Dikepung Ribuan Hotspot, Ratu Dewa Desak Penanganan Karhutla Lintas Daerah

    Palembang Dikepung Ribuan Hotspot, Ratu Dewa Desak Penanganan Karhutla Lintas Daerah

    • calendar_month Sabtu, 3 Okt 2026
    • account_circle palembangterciduk@gmail.com
    • visibility 5
    • 0Komentar

    PALEMBANG — Meski peta pencitraan satelit tak lagi menemukan hotspot atau titik panas di wilayah Palembang, kabut asap pekat justru mengepung kota dengan tingkat keparahan yang memprihatinkan.  Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU) mencatat angka ekstrem PM 10 berada di level 1011 dan PM 2,5 menyentuh 494 sebuah sinyal merah yang menandakan kualitas udara berada dalam […]

  • Wali Kota Ratu Dewa Hadiri Paripurna DPRD Palembang, Bahas Air Limbah hingga Pemajuan Kesenian

    Wali Kota Ratu Dewa Hadiri Paripurna DPRD Palembang, Bahas Air Limbah hingga Pemajuan Kesenian

    • calendar_month Kamis, 2 Jul 2026
    • account_circle palembangterciduk@gmail.com
    • visibility 11
    • 0Komentar

    Wali Kota Palembang Ratu Dewa menghadiri langsung Rapat Paripurna ke-11 Masa Persidangan III Tahun 2026 di Ruang Rapat Paripurna DPRD Kota Palembang, Kamis (2/7/2026).   Dalam rapat tersebut dibahas sejumlah Rancangan Peraturan Daerah (Raperda), mulai dari air limbah domestik hingga pemajuan kesenian dan kebudayaan Kota Palembang.   Agenda utama paripurna ini adalah persetujuan bersama terkait […]

  • PC Fatayat NU Kota Palembang Akan Gelar Senam Sehat Bersama Sambut HUT Kota Palembang

    PC Fatayat NU Kota Palembang Akan Gelar Senam Sehat Bersama Sambut HUT Kota Palembang

    • calendar_month Selasa, 2 Jun 2026
    • account_circle palembangterciduk@gmail.com
    • visibility 8
    • 0Komentar

    Pengurus Cabang (PC) Fatayat Nahdlatul Ulama (NU) Kota Palembang akan menggelar kegiatan Senam Sehat Bersama yang dipusatkan di Lapangan Monumen Perjuangan Rakyat (Monpera) Palembang pada Minggu, 14 Juni 2026 mendatang.   Hal tersebut disampaikan langsung oleh Ketua Ketua PC Fatayat NU Kota Palembang, Silva Marcelina usai beraudiensi dengan Wali Kota Palembang Ratu Dewa, di rumah […]

  • Mengapa Kabut Asap di Palembang Lebih Pekat pada Malam dan Pagi Hari?   

    Mengapa Kabut Asap di Palembang Lebih Pekat pada Malam dan Pagi Hari?  

    • calendar_month Kamis, 1 Okt 2026
    • account_circle palembangterciduk@gmail.com
    • visibility 9
    • 0Komentar

    Kabut asap tidak hanya dipengaruhi oleh banyaknya titik kebakaran, tetapi juga oleh kondisi cuaca dan atmosfer. Pada malam hari, suhu udara menurun dan atmosfer menjadi lebih stabil sehingga asap cenderung tertahan di dekat permukaan tanah.   Menjelang subuh, kelembapan udara meningkat. Partikel asap bercampur dengan udara lembap sehingga kabut asap tampak lebih tebal dan jarak […]

expand_less