Ekonomi Palembang Tumbuh 5,91 Persen pada Triwulan I 2026, Ratu Dewa Ajak Masyarakat Jaga Kondusivitas Kota
- account_circle palembangterciduk@gmail.com
- print Cetak

PALEMBANG – Perekonomian Kota Palembang menunjukkan kinerja yang menggembirakan pada triwulan I tahun 2026. Berdasarkan data yang dipaparkan pemerintah daerah dan Badan Pusat Statistik (BPS), pertumbuhan ekonomi kota ini mencapai 5,91 persen, meningkat dibandingkan periode sebelumnya yang berada di angka 5,19 persen. Pencapaian tersebut menjadi sinyal positif bagi keberlanjutan pembangunan dan aktivitas ekonomi di ibu kota Provinsi Sumatera Selatan.
Wali Kota Palembang, Ratu Dewa, menyambut baik capaian tersebut dan mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga stabilitas serta kondusivitas daerah. Menurutnya, iklim yang aman dan nyaman menjadi salah satu faktor penting dalam mendorong investasi, pertumbuhan usaha, dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.
“Pertumbuhan ekonomi yang positif harus dijaga bersama. Kondisi kota yang aman dan kondusif akan memberikan kepercayaan bagi investor serta pelaku usaha untuk terus mengembangkan aktivitas ekonominya di Palembang,” ujarnya.
Pemerintah Kota Palembang menilai tren pertumbuhan ekonomi yang terus membaik menjadi modal penting dalam mendukung target pembangunan daerah maupun target pertumbuhan ekonomi nasional. Dengan capaian 5,91 persen pada awal tahun ini, Palembang berhasil melampaui sejumlah capaian sebelumnya dan menunjukkan daya tahan ekonomi yang cukup kuat di tengah dinamika ekonomi global.
Berdasarkan data BPS, pertumbuhan ekonomi Palembang didorong oleh sejumlah sektor strategis yang mencatatkan kinerja positif. Sektor informasi dan komunikasi, real estat, serta beberapa sektor jasa lainnya menjadi kontributor utama dalam menopang laju pertumbuhan ekonomi kota. Kinerja sektor-sektor tersebut dinilai mampu menjaga aktivitas ekonomi tetap bergerak dan memberikan kontribusi signifikan terhadap Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) daerah.
Pemerintah kota optimistis tren pertumbuhan ini dapat terus berlanjut pada triwulan-triwulan berikutnya. Berbagai program percepatan pembangunan, peningkatan investasi, penguatan UMKM, serta pengembangan infrastruktur akan terus dilakukan guna memperkuat fondasi ekonomi daerah.
Selain itu, sinergi antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat dinilai menjadi kunci dalam menjaga momentum pertumbuhan ekonomi yang sedang berlangsung. Dengan kondisi sosial yang stabil dan dukungan berbagai pihak, Palembang diharapkan mampu mempertahankan bahkan meningkatkan laju pertumbuhan ekonomi hingga akhir tahun 2026.
Capaian ini sekaligus memperkuat posisi Palembang sebagai salah satu pusat pertumbuhan ekonomi di Sumatera Selatan, dengan prospek yang dinilai semakin menjanjikan untuk menarik investasi dan menciptakan peluang usaha baru bagi masyarakat.
- Penulis: palembangterciduk@gmail.com






Saat ini belum ada komentar