Tak Tega Warga Hirup Asap, Ratu Dewa Cecar Pemilik Lahan Terbakar
- account_circle palembangterciduk@gmail.com
- print Cetak

Suasana gelap dan pekatnya asap membumbung tinggi di kawasan Keramasan, Palembang, pada Selasa (6/10/2026) malam.
Di tengah kepungan kobaran api kebakaran hutan dan lahan (karhutla), Wali Kota Palembang Ratu Dewa turun langsung menembus lokasi titik api guna memantau sekaligus membantu penanganan pemadaman.
Tak sekadar meninjau dari kejauhan, Ratu Dewa melangkah mendekati kobaran api bersama personel gabungan Damkar dan BPBD Kota Palembang.
Di tengah kesibukan petugas menjinakkan si jago merah, ia dibuat geram karena belum melihat adanya iktikad baik atau penjagaan dari pihak pemilik lahan.
Ratu Dewa langsung menghubungi pemilik lahan secara privat untuk melayangkan teguran keras atas kelalaian pengawasan yang memicu insiden tersebut.
“Saya ada di lokasi lahan Bapak, anggota Bapak belum ada di lokasi. Dari sini ke depan saya minta tanggung jawab Bapak untuk pengawasan supaya tidak terbakar lagi dan tidak terulang,” tegas Ratu Dewa dengan nada lugas saat menuntut komitmen pemilik lahan lewat sambungan telepon.
Ratu Dewa menjelaskan bahwa sepanjang hari tersebut terdapat tiga sebaran titik api signifikan yang mengepung wilayah Kota Palembang, yaitu di kawasan Lebong Gajah, Jalan Soekarno Hatta, dan yang terparah melanda Keramasan.
“Laporan dari DAMKAR dan BPBD Kota Palembang bahwa titik api mulai muncul di jam 12.15 WIB dan durasi lama terbakar kurang lebih 3 jam. Untuk di wilayah Keramasan semalam cukup lama karena akses tim untuk menjangkau titik serta sebaran api cukup sulit, tapi alhamdulillah bisa dimatikan,” ungkapnya saat merinci kronologi penanganan.
Meski harus berpacu dengan waktu dan keterbatasan akses geografis di lapangan, ia memberikan apresiasi tinggi kepada seluruh tim lintas instansi yang tak kenal lelah berjuang memadamkan kobaran api hingga larut malam.
“Terima kasih banyak untuk tim yang bekerja di lapangan yang sudah berupaya maksimal untuk memadamkan sumber api. Semoga titik kebakaran api lainnya baik dalam Palembang maupun luar Kota Palembang bisa segera diatasi sehingga dampak asap yang timbul berkurang,” pungkasnya.
- Penulis: palembangterciduk@gmail.com






Saat ini belum ada komentar