Ratu Dewa Berang Lihat Petugas Tak Berani Bersihkan Sedimen di Jalan Angkatan 45
- account_circle palembangterciduk@gmail.com
- print Cetak

PALEMBANG – Wali Kota Palembang, Ratu Dewa, menunjukkan kekesalannya saat meninjau langsung penanganan genangan dan banjir di Jalan Angkatan 45, Palembang, Senin (21/9/2026).
Dalam peninjauan tersebut, Ratu Dewa bersama sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait melihat langsung kondisi saluran serta proses pembersihan sedimen dan sampah yang menjadi salah satu faktor penyebab genangan.
Namun, Ratu Dewa menyoroti cara kerja petugas Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) yang dinilainya kurang maksimal. Ia melihat petugas mengenakan celana jeans panjang dan tampak ragu ketika harus masuk dan membersihkan tumpukan sedimen serta sampah.
“Mohon maaf, tu kadang bercelana panjang, bercelana jeans pulo. Cak takut-takut itu nak naiki sedimennyo, sampahnyo takutan. Dak pacak caro kerjo cak itu,” ujar Ratu Dewa.
Menurutnya, penanganan genangan dan banjir membutuhkan kerja cepat serta keberanian petugas di lapangan, khususnya dalam memastikan saluran air tidak tersumbat.
Selain meninjau kondisi di lapangan, Ratu Dewa mengungkapkan bahwa dirinya telah berkoordinasi dengan Gubernur Sumatera Selatan, Herman Deru, terkait solusi penanganan persoalan genangan di kawasan tersebut.
“Kita koordinasi dengan Pak Gubernur. Kemarin aku rapatke cak mano nian. Solusi pertamo, telusuri itu mampetnyo. Alhamdulillah, Pak Gubernur merespon,” katanya.
Ratu Dewa menyebut, tindak lanjut penanganan tersebut diharapkan dapat dilakukan mulai akhir September 2026 dan pekerjaan fisik berpotensi dimulai pada Oktober 2026.
“Insya Allah di akhir September, dan mungkin pekerjaan di Oktober sudah mulai pekerjaannyo,” tambahnya.
Ia menegaskan, persoalan genangan di kawasan Jalan Angkatan 45 perlu ditangani secara bersama-sama dan tidak hanya mengandalkan satu OPD. Pemerintah Kota Palembang akan terus melakukan koordinasi dengan pihak terkait untuk mencari solusi permanen terhadap persoalan banjir dan genangan di kawasan tersebut.
- Penulis: palembangterciduk@gmail.com






Saat ini belum ada komentar